Analisis Iklan
Layanan Masyarakat Tentang
Pengendara Sepeda
Motor Dibawah Umur
https://www.youtube.com/watch?v=NOYVJJatfrY
Diiklan layanan masyarakat ini beercerita tentang seorang anak SMP yang
berhasil mendapat ranking di sekolahnya dan sang ayah membelikan kendaraan
motor kepada anaknya yang berujung kecelakaan, mebuat penyesalan akhir dari
orang tua karena kurang bijaknya dalam menanggapi prestasi anak.
Iklan ini dibuat karena terjadi kenaikan pengguna speda motor yang diantara
penggunanya anak dibawah umur.
Maraknya
pengendara sepeda motor atau mobil dibawah umur membuat banyak sekali
kekhawatiran baik orang tua, masyarakat maupun pemerintah. Saat ini banyak
sekali pengendara yang masih dibawah umur. Kategori pemakai kendaraan dibawah
umur adalah, untuk pengendara roda dua dan roda empat 17 tahun ke atas
berdasarkan pasal 81 ayat 2,3,4 dan 5 UU No. 22 Tahun 2009.
Tetapi masih
banyak anak dibawah umur yang melanggar. Kenapa anak dibawah umur tidak boleh
menggunakan kendaraan bermotor, dari segi skil atau kemampuan memang anak bisa
memakainya, secara fisik belum cukup kuat untuk mengendalikan dan menahan
kendaraan saat kendaraan tersebut dalam laju dan posisi tidak seimbang dan dari
segi keamanan masih jauh dari standart, banyak anak-anak yang masih belum bisa
menyaring rambu lalulintas, kemudian dari daya refleks serta kemampuan motorik
anak dibawah umur belum berkembang secara penuh, kemudian dari segi kejiwaan
masih sangat labil dan mental yang kurang, jika dipaksakan perilaku mereka akan
terbawa sampai besar dan menjadi faktor banyaknya pengendara motor kita yang
tidak dewasa dan bersikap ugal-ugalan dan seenaknya dijalan raya.
Kategori
layaknya seorang mengendarai kendaraan adalah sebagai berikut:
1. sudah
memenuhi syarat untuk memperoleh surat ijin mengemudi.
2. kondisi
emosi yang stabil
3. mempunyai
pengetahuan tentang manfaat, potensi bahaya, konsekwensi serta resiko yang bisa
terjadi dari mengemudi kendaraan.
4. Mengerti
cara mengemudi yang benar dan mengetahui peraturan lalulintas.
5. Mengetahui
dasar tentang keamanan berkendara.
6. Mempraktekkan
dasar tentang keamnan berkendara dan melihat sudah layak atau tidak.
Trend
Kenakalan
remaja atau anak dibawah umur sekarang ini makin marak dan makin beragam
bentukmya. Kenakalan anak dibawah umur dalam mengendarai kendaraan bukan hanya
sekedar menunjukkan kepada temannya seberapa beraninya mereka dalam
mengendarai. Bahkan sekarang banyak anak di bawah umur yang masih bersergam
sekolah namun bukan jam sekolah berkeliaran menggunakan sepeda motor
berboncengan dengan temannya dengan ugal-ugalan dan kadang ada yang boncengan
sampai 3 orang sambil bercanda dan tidak memikirkan dampaknya.
Menurut mereka
mengendarai speda motor dikalangan anak dibawah umur bisa meningkatkan
popularitas mereka bahkan dilihat oleh teman-temannya. Dan kalau tidak
menggunakannya dikira kurang update atau ketinggalan jaman, apa lagi memakai
motor sesuai dengan yang dia inginkan atau merek tertentu.
Dalam kalangan
anak dibawah umur iklan sangat berpengaruh, sebagai contoh terdapat iklan
sepeda motor yang disitu terdapat bintang atau ikon yang disukai maka anak
secara tidak langsung menangkap apa yang dia dapat dari iklan tersebut dan akan
mulai menginginkan sepeda motor tersebut atau dalam hal bergaul sesama
teman kalau menggunakan suatu merek atau brand motor tertentu akan meningkatkan
derajat.
Untuk saat ini
mendapatkan sepeda motor sudah tidak susah lagi karena sudah banyak perusahaan
yang memberikan kemudahan kepada konsumen untuk membeli. Salah satunya kredit
sepeda motor yang kian ringan yang membuat kalangan bawah berimigrasi ke
golongan tengah dengan cara yang cepat.
Saya setuju dan sependapat dengan penyampaian pesan yang terkandung di dalam iklan
tersebut, dimana apa bila seseorang ingin membawa kendaraan sendiri baik roda
dua maupun roda empat maka orang tersebut harus memenuhi kriteria serta syarat
yang telah tercantum dalam tata tertib berlalu lintas. Selain untuk mematuhi tata
tertib lalu lintas hal itu juga dapat meminimalkan terjadinya angka kecelakaan
khususnya yang sebabkan karena pengemudi di bawah umur.